Ustadz Sa’id Ruslan dikenal sebagai penuntut ilmu dan da’i Ahlus Sunnah yang menempuh perjalanan ilmiah sejak usia muda.
Latar belakang belajar beliau kepada para ulama serta kiprah dakwahnya hingga kini menjadi bagian penting dari perjalanan yang inspiratif.
Tulisan ini menghadirkan profil singkat beliau untuk para pembaca.
Profil Ustadz Sa’id Ruslan Abul Fida’ ḥafizhahullāh
(MURID INDONESIA TERMUDA & TERKECIL dari Al-‘Allamah Al-Muhaddits Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullahu ta’ala)
Guru kami ini, seorang da’i Ahlus Sunnah asal Kota Tegal (Jawa Tengah) kelahiran 1981.
Beliau adalah murid Indonesia TERMUDA & TERKECIL dari Al-‘Allamah Al-Muhaddits Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullah.
Bahkan Syaikh Muqbil sendiri yang memberi gelar tersebut ketika Ustadz Sa’id menjenguk beliau rahimahullah sewaktu sakit kerasnya di Saudi Arabia.
Perjalanan Menuntut Ilmu
Di usia 14 tahun, beliau menuntut ilmu di Darul Hadits Dammaj, Yaman kepada Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullah setelah sebelumnya menjadi santri di Ma’had Anwarus Sunnah, Kebumen (Jateng) dan Ma’had Ihya’ As-Sunnah, Degolan Sleman (Jogjakarta).
Dan di usia 18 tahun beliau pulang ke Indonesia dan memulai dakwah di kampungnya, Tegal.
Ustadz Sa’id Ruslan juga menimba ilmu kepada para ‘Ulama Besar Saudi Arabia ketika melakukan beberapa kali Ibadah Haji, seperti Syaikh Ibnu Utsaimin, Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi, Syaikh Shalih Al-Fauzan, Syaikh Rabi bin Hadi Al-Madkhali dll.
Pernah suatu ketika, ayah beliau (Pak Ruslan) berziarah ke Yaman, namun tidak mendapati Syaikh Muqbil yang waktu itu sedang berobat ke Saudi Arabia, maka ayahnya mengajak untuk Ibadah Haji sekalian berjumpa dengan Syaikh Muqbil.
Ketika di Mekkah, Pak Ruslan berkata,”Sa’id, mana yang namanya Syaikh Muqbil?”
Ustadz berkata, “Itu Pak.”
Pak Ruslan berkata,”Kok kurus sekali.”
Itulah keadaan sakit Syaikh Muqbil yang dilihatnya sewaktu mengisi daurah bersama Syaikh Ahmad An-Najmi, Syaikh Shalih Fauzan, Syaikh Rabi Al-Madkhali dan selainnya, rahimahumullah.
Keluarga Beliau
Al-Ustadz Sa’id Ruslan memiliki 1 orang istri dan 8 orang anak. Satu di antaranya sudah meninggal dunia, rahimahullah.
Nama anak-anaknya diberi dengan nama para Salafus Shalih yang ber-ayahkan SA’ID, seperti YAHYA.
Teringat kita dengan Al-Imam Yahya bin Sa’id Al-Qahthan (TABI’UT TABI’IN) yang kecerdasannya luar biasa sampai disebut “SETAN” oleh Amirul Mu’minin fil Hadits Sufyan Ats-Tsauri (TABI’UT TABI’IN) rahimahullah, saking kuat hafalannya.
Anak beliau yang lain adalah QUTAIBAH, yang mengingatkan kita dengan Al-Imam Qutaibah bin Sa’id (Guru dari Al-Imam Bukhari rahimahumallah).
Aktivitas Beliau
Saat ini, beliau bermukim dan berdakwah di Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Prov. Banten dengan membangun Rumah Tahfidz Ibnu Mas’ud.
Beliau juga memiliki jadwal di Masjid Al-I’tishom, Jakarta bersama para Asatidzah Ahlus Sunnah lainnya, hafizhahumullah.
(Abu Umar Andri Maadsa)
Kedekatan Bersama Markaz Ilmu
Alhamdulillah, selama bertahun-tahun Markaz Ilmu diberi kesempatan untuk belajar dan menimba ilmu dari Ustadz Sa’id Ruslan ḥafizhahullāh.
Dari perjalanan tersebut, terkumpul begitu banyak pelajaran berharga yang layak untuk dipetik dan direnungkan.
Sebagian faedah itu—insyaAllah—kami hadirkan melalui tulisan ini, yang disusun oleh pembina Markaz Ilmu, Ustadz Andri Maadsa ḥafizhahullāh, sebagai bentuk berbagi kebaikan dan manfaat.
AKHIRNYA USTADZ SA’ID KALAH TELAK (0-2).. (Badminton Bersejarah)
(Selasa, 28 November 2023 GOR DEWA Sukakarya)
Subhanallah Walhamdulillah, Olahraga Badminton telah menjadi pembuka kebaikan & pengikat Tali Ukhuwwah di antara Keluarga Besar Markaz Ilmu..
Tak disangka, muncul Ganda Terkuat Markaz Ilmu yang selama ini ditunggu-tunggu untuk unjuk gigi melawan ketangguhan Gurunda Al-Ustadz Sa’id Ruslan hafizhahullah..
2 Murid kami yang muda: IQBAL BUDI ROHMAN (ABU ALI) & IMAM HABIB PAMUNGKAS (ABU FATIHA) adalah perpaduan ganda yang solid & kekuatan (power) pukulan yang dahsyat. Ditambah antusias suporter, memberi tekanan yang luar biasa dalam pertandingan..
Saking bahagianya, Kami harus meminta maaf kepada Ustadzuna, hehe..
Faedahnya, (walau cuma permainan) Kita tetap harus beradab & menjaga MURU’AH AHLI ILMU di mana pun berada..
TEAM (TOGETHER EVERYONE ACHIEVE MORE).
FAEDAH PERIWAYAT HADITS..
(Senin, 27 November 2023 Ba’da Maghrib)
Alhamdulillah, MURAJA’AH (Pengulangan Ilmu & Rawi Hadits) menjadi Ciri Khas yang mengingatkan Kita dengan Kakek Guru Al-‘Allamah Al-Muhaddits Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i (Pembaharu & Ahli Hadits Negeri Yaman) rahimahullah..
Sebagaimana yang sering Kami dapatkan bersama Gurunda Al-Ustadz Dzulqarnain M. Sunusi, maka Gurunda Al-Ustadz Abul Fida’ Sa’id Ruslan pun melakukannya (bahkan di meja makannya)..
Faedah Periwayat Hadits kali ini, yaitu:
- 3 Murid Terkuat dari Imam Malik: Abdullah bin Maslamah Al-Qa’nabi, Ismail bin Abi Uwais (Keponakan Imam Malik), & Abdullah bin Yusuf At-Tinnisi Ad-Dimasyqi..
- Sufyan murid Imam Az-Zuhri: Sufyan bin Sa’id Ats-Tsauri, Sufyan bin Uyainah, Sufyan bin Husain, Sufyan bin Waki bin Al-Jarrah (Perawi Lemah)..
- 2 SA’ID murid Imam Qatadah bin Di’amah As-Sadusi (1 Thobaqoh Tabi’in Wustho): Sa’id bin Abi Arubah Al-Bashri & Sa’id bin Basyir..
- 3 Tadlis yang paling membahayakan dalam Ilmu Hadits: Tadlis Imam Qatadah, Tadlis Imam Al-A’masy (Sulaiman bin Mihran), & Tadlis Imam Abu Ishaq As-Sabi’iy..
- Imam Sa’id bin Abi Sa’id Kaisan Al-Maqburi (Murid Abu Hurairah) yang tinggal di samping KUBURAN..
Tambahan Faedah dari Kami..
Al-Imam ‘Ali Ibnul Madini (salah seorang Guru Besar Imam al-Bukhari) pernah mengatakan, “Yang memelihara ilmu bagi umat Islam ada 6 Orang (TABI’IN):
Abu Ishâq As-Sabi’iy dan al-A’masy bagi penduduk KUFAH, Qatadah dan Yahya bin Abi Katsir bagi penduduk BASHRAH dan Az-Zuhri bagi penduduk MADINAH, serta Amr bin Dînâr bagi penduduk MAKKAH..”
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala selalu merahmati & mengampuni Al-Imam Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i & seluruh Ulama Ahli Hadits beserta murid-murid mereka..
KISMIS, IMAM AZ-ZUHRI & SYAIKH MUQBIL AL-WADI’I..
(Kamis, 30 November 2023)
Alhamdulillah, Ulama Besar Tabi’in Al-Imam Muhammad bin Muslim Az-Zuhri rahimahullah yang terkenal dengan REKOR DUNIA bisa menghafal Al-Qur’an 30 juz hanya dalam 80 HARI saja.. (2,5 BULAN) pernah berkata:
Ustadzuna Sa’id Ruslan menyebutkan bahwa Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullah sering mengantongi KISMIS di bajunya & memakannya di Majelis Taklim, bahkan ketika berkumpul bersama murid-muridnya di Padang Pasir Dammaj, Yaman..
Ustadz Sa’id pun berkata, “Kalau persediaan KISMIS habis, maka Saya beli lagi untuk persedian stok dalam belajar (menghafal ilmu)..”
Tak heran, 3 hari ini Kita menyaksikan kekuatan hafalan Al-Qur’an & Al-Hadits Hadits dari Ustadzuna Sa’id Ruslan sebagaimana biasa Kita saksikan pada Ustadzuna Dzulqarnain M. Sunusi hafizhahumallah..
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala selalu menjaga & menguatkan hafalan Al-Qur’an & Al-Hadits serta pemahaman Kita semua..
5 i : 4 i YANG MEMPESONA + 1 i YANG KETINGGALAN..
(Sabtu, 11 Mei 2024 Masjid Al-Muttaqin Gedung Sate Jl. Hayam Wuruk, Kota Bandung)
Alhamdulillaah, Kajian JOURNEY TO ALLAH dan penyampaian Ustadzuna Sa’id Ruslan begitu mantap, sampai Ananda ALI ABDULLAH bin Andri Maadsa begitu fokus & terpesona dengannya. Ali terus membahasnya sesampainya di rumah.
Bahkan Bang Feri Abu Fadlan membahasnya di depan Ustadzuna (ketika makan sore), celetukan lucu & penggambaran khas yang tidak pernah Kita dengar dari selainnya..
5 i : Istiqomah, Istirahat, Istighfar, Istiqror, & Isti’anah akan terkenang selamanya di Markaz Ilmu..
Semoga Allaah Subhanahu wa Ta’ala selalu menjaga, melimpahkan taufiq dan merahmati Kita semua..
SAFAR & ZIARAH MARKAZ ILMU DI HARI-HARI TERBAIK DUNIA (Edisi Spesial)
(AL-USTADZ ABUL FIDA’ SA’ID RUSLAN )
(Selasa-Rabu, 4-5 Dzulhijjah 1445 KANTOR PUSAT PT. PUPUK INDONESIA, JAKARTA BARAT)
Alhamdulillaah, (Untuk pertama kalinya) Kami membawa Tim Manajemen Markaz Ilmu ke sebuah Kantor Pusat BUMN Indonesia..
Banyak pelajaran yang bisa diambil dari Kajian Perkantoran yang diampu oleh Gurunda Al-Ustadz Sa’id Ruslan hafizhahullaah, apalagi yang disampaikan adalah materi FIKIH IBADAH (SHOLAT) kepada orang-orang awam Kaum Muslimin..
(Alhamdulillah, ternyata..) Yang mengundang Ustadzuna di PT. PUPUK INDONESIA adalah Sahabat Lama Kami (Ikhwan Senior) Al-Akh Achmad Romdhoni hafizhahulaah..
Beliau adalah Sahabat seperjuangan Gurunda ketika menuntut ilmu di MASJID AL-I’TISHOM JAKARTA PUSAT & MASJID FATAHILLAH DEPOK yang sekarang menjadi Senior Accounting PT. PUPUK INDONESIA..
Itulah Hikmah besar dibalik Safar & Ziarah Ahlussunnah Wal Jama’ah. JARINGAN (NETWORKING) yang luas adalah Aset Intangible dalam perkembangan & kemajuan Dakwah..
Semoga Allaah Azza wa Jalla mengekalkan nikmat yang indah ini untuk Keluarga Besar Markaz Ilmu..
NIL SATIS NISI OPTIMUM (Tiada Lain Kecuali Yang Terbaik)
KITAB SYARHUS SUNNAH AL-IMAM AL-BARBAHARI.. DARI (3) ULAMA BESAR YAMAN UNTUK MARKAZ ILMU..
Alhamdulillaah, Gurunda Al-Ustadz Abul Fida’ Sa’id Ruslan menyelesaikan tuntas Kitab Syarhus Sunnah Al-Imam Al-Barbahari Al-Hambali sebanyak 3x dari 3 Ulama Besar Ahli Hadits Yaman, yaitu..
- Al-Muhaddits Asy-Syaikh Yahya bin Ali Al-Hajuri
- Al-Muhaddits Asy-Syaikh Abul Hasan Ali Ar-Rozihi
- Al-Muhaddits Al-Faqih Asy-Syaikh Muhammad bin Hizam Al-Fadhli Al-Ba’dani hafizhahumullaah..
Kitab yang selalu dibawa Ustadzuna Sa’id Ruslan ke Bandung adalah Kitab yang sudah berusia lebih dari 25 TAHUN, sudah buram dan lusuh, dibawa pulang dari Darul Hadits Dammaj Yaman yang mempesona..
Selalu takjub melihat kekokohan hafalannya..
Lebih takjub lagi melihat bahwa Beliau tidak sibuk dengan berbagai macam fitnah yang terjadi, bahkan tidak tahu sedikitpun apa yang terjadi pada Gurunda Al-Ustadz Dzulqarnain M. Sunusi & para Ulama Yaman.. hafizhahumullaah..
Semoga Allaah Azza wa Jalla selalu menjaga, melimpahkan taufiq dan merahmati Beliau sekeluarga dan Kita semua..
ASY-SYAIKH MUQBIL BIN HADI AL-WADI’IY SEAKAN-AKAN SELALU HIDUP BERSAMA KITA..
(Ambil-lah Pelajaran Indah ini..!!)
(Senin, 27 Januari 2025 PINTU HIJAU COFFEE & TEA Gang Polisi Kel. Pasir Kaliki Kec Cicendo Kota Bandung)
Alhamdulillaah, hal yang sangat dirindukan ketika berjumpa & berkumpul dengan Gurunda Al-Ustadz Abul Fida’ Sa’id Ruslan adalah Kisahnya bersama Pembaharu Negeri Yaman (Al-Mujaddid) Al-Muhaddits Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy rahimahullaah, bahkan (Jujur) jauh lebih banyak dari yang Kami dapatkan dari Gurunda Al-Ustadz Dzulqarnain M. Sunusi & yang lainnya, hafizhahumullaah..
Bahkan sambil NGOPI santai pun, Ustadz Sa’id bisa mengeluarkan faedah Rumus-rumus Mustholah/Rijal Hadits ala Syaikh Muqbil yang mulia. Variasi Faedahnya sangat mempesona..
Gaya Penyampaian (Irama Lambat) Ustadz Sa’id Ruslan adalah Syaikh Muqbil bangeeet. Kami sudah berjumpa mayoritas Murid Syaikh Muqbil asal Indonesia, tidak ada yang semisalnya.
Bahkan selalu menyebutkan dengan khas: FADHILATUSY- SYAIKH GURU BESAR KAMI MUQBIL.. secara berulang-ulang setiap kajian di Markaz Ilmu Bandung..
Cintanya kepada Tim Markaz Ilmu begitu besar sehingga tanpa ditanya pun, keluar Faedah-faedah Terindah.
Beliau menyentuh dengan menyebut nama-nama dalam kajian: Kang Asep, Kang Wahyu, Kang Matin, Kang Arsa, Pak Rustam dll.
Sudah seperti SEPARUH JIWAKU (Katanya di Mobil Si Kumang)..
Semoga Allaah Azza wa Jalla selalu menjaga, melimpahkan taufiq dan merahmati Beliau sekeluarga dan Kita semua..
BERSYUKURLAH SEBELUM TERLAMBAT..
(Jangan Pernah Menyerah & Berputus Asa)
Baca juga: Biografi Ustadz Dzulqarnain Muhammad Sunusi ḥafizhahullāh
